Seperti biasanya sepulang kerja saya mampir di rumah teman baik, hanya untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan, karena bagi saya disana banyak temen lintas generasi yang kalau bercanda masih fresh, kita kumpulan manusia tuna asmara ini banyak kegiatan absurd yang sering kita lakukan, mulai main kartu remi, main game online seperti pubg n mobile legend pun kami lakukan, termasuk instal aplikasi hago n michat.
Nah dalam fitur aplikasi michat ini ada namanya lempar botol, disana kita bisa lempar pesan dan akan random siapa penerimanya.
Awal mula cerita dari sini ...
Mengukirkan hati tanpa tangan tuhan disampingku, sebongkah cerita yang tersusun di tanganya, ketika langit mulai abu-abu menyimpan jutaan tanda tanya yang menerka,,
aku tau, waktu itu tak semanis yang kita mau, bukanya itu memang sebuah kesalahan, ketauhilah dalam banyak ruang masihlah tersimpan asa itu,
dan jangan lagi meninggalkan cinta yang sebenarnya tak aku yakini, hingga nanti bila benar itu nyata, rekayasa tuhan itu lebih indah,
pertemukan kembali jiwa-jiwa yang dulu pernah menyatu dengan cinta-Mu
semoga kembali sesosok tuhan yang menjelma pada langkah indah sang penadah cinta, diyakini saja semua ini berarti jika kita mau tahu,,
sudahlah, gak capek lihat harimu yang tak menentu,,
jalan tuhan lebih indah,,
hidup dimulai dari sekarang!!!
Bagaimanapun kondisinya Indonesia hari ini, aku tetap mencintainya.
Rakyatmu sedang pesta pora
Mereka banyak yang lupa
Dimana kaki yang dipijak
Dan langit megah di atas hamparan bumi Pertiwi Indonesia
Mereka sedang merebutkan bangkai
Perang dengan saudaranya
Bila hari ini kau membuat racun tentang rindu-rindu itu,
Biarkan aku meneguknya sampai hilang dahagaku
Dan biarkan residu racun mengendap penuh sesak di rongga dada
Walaupun akhirnya aku mati
Biar, biarkan saja,
Aku rela mati dalam kerinduan kepadamu
Aku tak penemukanmu di jalan lurusku
Mengagumi mu, ah sebatas angan
Di jalan yang terjal dan langkah gontai
Tetap saja kau tujuanku
Biar, biar saja rintangan menghadang
Rinduku tak berujung
Bersamamu tetap aku merindu
Sebagai rasa yg tak sempurna
Biar aku tetap disini
Sampai senja kembali
Kau tetap tak bergeming
menari dan bernyanyilah, mengiringi berjalan begtu cepatnya sang waktu,
mencekik, menginjak, menertawaiku, dan kadang hanya diam melihat langkahku,
mungkin tak seperti yangku bayangkan, tapi ini realita untuk harus siap segalanya,
tak akan berlalu ketika kita hanya diam dan membisu,
nikmati rasa ini, walau kadang terasa menyesakan dada dan menumpahkan air mata.
manakala ada dunia lain, tapi bukan untuk kita lewati, tapi pada siapakah kita harus berpangku dan mengadu? kalau bukan hanya padaNya?
semua berjalan melewati deretan takdir yang sudah kita lalui, memberikan riak@ memori yang tak akan pernah tergantai, andai langit mengerti, bahwa ini adalah jalan indah yang diberi,
tanpa ragu, pasti ada jalan untuk menuju Ridho,Mu...
Tuhan,,,
dalam sepiku, dalam hampaku, dalam semua duniaku, Engkau selalu memberikan jawaban yang terindah dalam hidupku,
sebatas yang aku tau akn semua keyakinan yang tertanam dalam jiwa ini, sepenuhnya tiada pengingkaran akan semua kehendakmu,
saksikan, bahwa aku hari ini melanjutkan duniaku,
sadar dengan semua kekurangan dan segala keterbatasan yang aku miliki, kembali lagi hal yang sangat membuat aku menyimpulkan senyumku,
kenapa dengan hal itu aku harus memulai segalanya dengan bahasa yang tidak aku mengerti, bahasa-Mu begitu indah untuk aku mengerti dan aku pahami, yang pasti aku percaya setiap usahaku untuk selalu mendatangkan kebahagian kepada semua yang aku tau,
aku tau, Engkau selalu menghadirkan kebahagiaan tanpa batas dihidupku, menghadirkan banyak warna yang tidak aku tau abstraknya,
Engkau ciptakan, dirinya, dia, mereka, begitu indah, la roibafih,,,
bila berkenan, izinkanlah aku menjadi hambamu yang bisa selalu memberikan kebahagiaan kepada semua, tanpa ada rasa sakit maupun kecewa,
jika hadirnya adalah anugrah yang engkau berikan, tunjukanlah jalan terindah itu untuk mendapatkan ridhomu, tidak ada lagi yang tersakiti, maupun menyakiti,
setiap bahagiaku, senoga selama itu adalah ridho-Mu,,,
Menyelam dan terdiam, menahan detak jantung untuk berdetak,
lewati malam ini dengan lukisan akdir yang semu,
kenyataanku, tak berujung pada nilai yang aku tawarkan.
melainkan pada jalan yang telah digariskan,
kalau boleh, aku merangkai takdir,
akan aku selipkan titik kematian dalam setiap waktuku,
biar aku sadar kalau aku hidup tak seelamnya.
hingga ingkarku tak berlarut terhadap anugrahmu,
yang lain aku bisa, untuk menertawakan sekian banyak jakan
mungkin lain waktu akan sedih hingga hati kelu untuk merasakanya,
'dimana saja saat bintang tak menemukan jalanya untuk bersinar, maka yang ada hanyalah sebuah harapan untuk meniptakan gaksi baru, yang akan memberikan dunia yang baru juga,
hari ke-35'
sedikit rasa yang bisa aku mengerti, bukan sekedar pelampiasan,, disaat semua menjadi sepi dan hampa, penyesalan membawa luka derita, yang mendera sejuta asa yang mulai bicara,,,
kini aku menerima semua takdir ini dengan hati yang luka, biar kutuliskan kehancuran semu dihatiku, sehingga duniaku menjadi hampa dan penuh dengan samudra cinta yang mulai mengering olehnya,,,
sadar dalam setiap keharusan dan kesempatan yang ada, akupun memahami perjalanan ini sangat dangkal, walaupun begitu air akan tetap membuat basah,,,
terbang bersama tangan yang terikat,,,,
hari ke-32'
siapa yang berjalan melewati awan yang mendung disanubari, benebar sejuta rasa, mungkin berbeda dan mungkin aku sama, selama itu aku harus tetap mempertahankan kejujuran yang ada, walau lebay menyertai sederatan rasa malu yang menggerutu dengan hasil yang tak menentu, kucoba bertahan tanpa perubahan dijiwa yang hampa,
kini aku harus menyadari desitiap tindakan dan pristiwa yang selalu membuatku tertawa dengan segala resiko dan mungkin ini hanyalah kesempatan dan kemauan untuk tidak menyerah dan pasrah...
biarlah angin selalu berhembus, menebar sejuta senyum merona dijiwa, aku akan berjalan dibawahnya menikmati indahnya ketakutan yang nyata,
ahirnya, inilah sebuah hal yang mungkin bisa saja ditolak oleh logika,,
hari ke-31'
aku pun ingin membuat kesedihan dihidupku, aku inghin rasakan kesedihan yang tidak pernah bersandar dihatiku,, mungkin hanya dengan dia aku bisa merasakan kesedihan, tapi apakah harus aku tambatkan hidupku hanya untuk menjaga agar aku tetap bersantai disegala hari dan ruangku, aku tak mau menyadari bahwasanya hidup itu kadang tidak menyenangkan,,
sengaja, ataukah emang itulah kamu yang sesungguhnya?
hanya sekejab kuberdiri diatas kepedulian yang teracuhkan oleh manisnya kata yang seringkali muncul di ingatanku, saat mengatakan begini dan begitu, dan ternyata adalah seperti itu,
semakin sulit untuk mamanjakan keinginan menulis sejuta kesedihan, ataukah bahagia yang terlihat sangat dangkal dan acuh,,,
tuhan, akupun ingin bahagia,,, mungkin tidak bersama dia,,
Bagaimana perubahan mu seiring dengan berjalannya waktu?
Bolehlah sesekali kita kembali menengok masa lalu
Melihatnya dengan kesungguhan
Melihatnya dengan obyektif
Memproyeksikan diri sebagai entitas yang layak kita mintai pertanggungjawaban
Dalam diri kita sudah ada nilai, peraturan, dan tatanan
Sudah berapa kali kita melanggar
Dan berapa banyak standar ganda yang kita pakai
Apakah hari ini terlalu manja?
Ataukah sudah ketat kah kita mendisiplinkan diri?
Atau jangan2 yang berubah hanya waktu, tampilan? Dan jiwa kita tetap sama?
Semoga pagi selalu membawa kedamaian kepada jiwa jiwa yang penuh dengan tanda tanya
Bila masih terbayang di angan
Wajahmu mengekang dalam diam
Diantara tumpukan asa yang ku penggal
Tak perlu tau bagaima caraku meminta
Atau hanya mengagumu dalam hampa
Sekalipun aku tau ini adalah fana
Sejatinya aku percaya dengan tinta
Yang menulis setiap lembaran kenangan yang ada
Dan menyimpanya di kepeketan senja
Wahai langit, sampaikan salamku
Rindu ini menyatu dalam sendu
Hanya ratapan yang aku bisa
Karena anganku tak pernah terbatas tentangmu
Selalu ada doa dan pengharapan akan sapamu
Tak berdayalah jiwa ini
Karena ketakutan yang menghalang
Biar angin yang menyampaikan
Sekiranya masih ada doa yang termohon
#MawarTakseindahMalam
MSy
Karena hatiku yang lungsuh dan kotor oleh kesalahan-kesalahan
Karena pribadiku yang tak pernah pantas untuk mengharapmu
Karena aku tak punya apapun untuk kuberikan
Merekahlah mawar di keabadian senja
Sebarkan kedamaian pada perindunya
Kau ku kenang dalam bayang,
Selalu saja indah dan menyejukan
Tak apalah, mengingatmu pun aku bahagia
Lembut angin tak mengajarkan kesabaran
Dirimu, hampa dalam sendu
Hanyutkan hatiku yang mulai beku
Tak akan kepergi, tapi hati ini terhianati
Dinding yang ku bangun
Batas yang ku tulis
Keyakinan yang ku teguhkan
Tak ubahnya hanya debu tertiup angin
Kau tak pernah salah,
Hanya hati ini terlalu mudah untuk mengalah
#LekasDatang
MSy
Disakiti dan di bikin kecewa itu tidak enak, pasti. Jika dalam diri kita tidak mampu mengendalikan emosi kita, maka tentu hal negatif yang akan terjadi.
Ada dua kemungkinan ketika seseorang menyakiti kita, pertama adalah tindakan semgaja, dan kedua adalah tindakan ketidaksengajaan. Hal kedua ini yang perlu kita waspadai, sering kali kita gebyah uyah untuk masalah sakit hati dan kecewa, bahwasanya hal itu adalah kesalahan yang fatal.
Jangan, jangan buru-buru berasumsi seperti ini, tenang dulu, lihat kondisi sekitar, bagaimana hal itu terjadi dan bagaimana dampaknya. Jangan biarkan amarah menguasai hati dan pikiran, Karena pada dasarnya manusia manapun tidak ingin disakiti dan menyakiti.
Hal yang terpenting adalah diri kita pribadi, bisa mengolah emosi atau tidak, bisa mendamaikan keadaan, dan mengendalikan diri.
Jangan biarkan rasa dendam bersemayam dalam hati dan otak kita, karena itu hal negatif dan akan memberikan efek yang negatif pula. Maka hal seperti itu perlu untuk di netralisir, biar apa? Biar kita tidak salah ambil tindakan, yang nantinya dapat merugikan diri kita sendiri dan orang lain.
Tetap waspada, mawas diri, bisa membawa diri, sehingga diri kita benar-benar mampu untuk menjadi pribadi yang tangguh, dan tentunya memberikan dampak positif juga untuk orang lain.
Semoga segera mengerti,
Tak perlu menunggu suatu saat nanti
Kau tau hari ini
Saya manusia yang tidak baik
Saya penuh dendam dan kebencian
Amarah dan harokah sering kali tak terarah,
Mungkin itu kelemahan dari sekian banyak kelemahan saya yang lain..
Butuh waktu untuk mencerna ini
Butuh proses untuk sadar diri
Butuh perjuangan untuk meraih mimpi
Butuh hati yang selalu disertai rasa berani
Salah sekian alasan menempatkanmu disini,
Semoga Tuhan meridhoi..
#DewanPertimbangan
MSy
Kau tau aku masih berdiri disini
Menyeka setiap keraguan rasa
Melihatmu di bagian sisa hari
Adalah salah satu alasan untuk biasa
Saya yakin ini tak semestinya,
Jika tak aku membiasakan berdusta
Karena tak akan terucap janji jika kau tak ada
Biarkan semua seperti semestinya
Rasa kehilangan pasti ada jika pernah merasa memilikinya
Rasa sakit pasti ada jika pernah merasa bahagia karenanya
Rasa kecewa pasti ada jika pernah percaya tentangnya
Walau semua ini sepihak,
Maka akan sebanding dengan apa yang di pasrahkan
#Percayalah(-+)=0
MSy
> "Bintang kecil dilangit yang tinggi
Amat banyak menghias angkasa
Aku ingin terbang dan menari, jauh tinggi ditempat kau berada"
Terbang tinggi,
Menari
Di antara bintang-bintang kecil
Bukan berarti menjadi bintanya..
Menghayati, menikmati, merasakan ke Agung an bintang Besar, sumber cahaya dari bintang-bintang yang kecil, jangan fokus pada apa itu masalah, tapi fokuslah pada pencipta masalah, dan kenapa masalah harus ada..
#BersinarlahBintangku
MSy
sebatas impian menghampiri pagi, semakin indah untuk dinikmati dan dirasakan, terselip untaian lamunan yang menggoda, saat fikiran merelakan hati untuk menuju hal yang sangat dibenci, tapi biarkanlah angin yang membawanya, sepucuk harapan semu yang membuaat air makin membeku dengan api yang menyala, ,,
hanya sejuta kata jujur dalam kebohongan yang akan merong-rong pertempuran batin yang idealis, dihadapkan dengan kenyataan yang pragmatis n egois, kamu ini bagaimana? ataukah aku yang harus seperti apa?
Kita tidak mempunyai hak apapun atas kepemilikan
Ndak usah ngoyo di perjuangkan
Toh pada ahirnya apa yang kita miliki akan pergi
Hanya sekedar melekat, hanya kebetulan berdampingan dengan kita
Berbentuk apapun itu, harta, tahta, kepercayaan
Rasa memiliki hanya membuat hidup kita terancam, penuh curiga, ambisius dan menambah kesibukan
Cukup seperlunya saja, biar ketika apa yang di anggap milik kita pergi kita tidak repot, karena rasa kehilangan hanya ada karena kita merasa memilikinya
